Kualitas sistem logistik menjadi kunci daya saing nasional

foto web

AGAR daya saing ekonomi nasional menjadi efesien diperlukan sebuah sistem logistik nasional (Sislognas) yang berkualitas.
Hal itu di kemukakan Iskandar Zulkarnain, Ketua Umum ALFI (Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia)  belum lama ini di Jakarta dalam acara konferensi pers menyongsong penyelenggaraan kegiatan Indonesia Supply Chain & Logistics Conference (ISCL). Kegiatan ISCL sendiri merupakan hasil kerja sama ALFI dan Asosiasi Logistik Indonesia (ALI) yang akan berlangsung di Jakarta Convention Center, dari tanggal 2 sampai 4 Nopember 2011.

Menurut Iskandar, salah satu sebab tidak  efisiennya industri logistik nasional selama ini karena Indonesia belum memiliki sistem logistik yang berkualitas atau yang sesuai dengan standar internasional pada umumnya.

“Karena itulah masalah tersebut (sistem logistik nasional) akan menjadi isu sentral pada acara ISCL,” kata Iskandar.

Dengan peningkatan kualitas tersebut diharapkan pelaku logistik nasional mampu merebut ceruk pasar di tengah ketatnya persaingan global.

“Peningkatan kualitas ini menjadi semakin mendesak sejalan dengan pemberlakuan pasar bebas di tingkat ASEAN dan Asia Pasifik,” ujarnya.

Untuk mewujudkan Sislognas, menurutnya, diperlukan sinergi lintas sektor dengan prioritas pada 6 (enam) penggerak utama logistik  nasional. “Mulai dari komoditas penentu, peraturan peundangan, sarana dan prasarana,  SDM dan manajemen, teknologi dakomunikasi. Serta penyedia jasa logistik itu sendiri,” kata Iskandar.

Ditambahkannya, melalui ISCL pihaknya akan memberikan gambaran nyata atas perkembangan supply  chain (logistik),  mobilitas, infrastruktur, da tekhnologi infrmasi yang mendukung supply chain,” ujarnya.

Dalam kegiatan ISCL  tersebut, pihaknya akan mendatangkan para pakar akademis,  pembuat kebijakan, para pelaku  industri terkait demi mendapatkan  gambaran komprehensif atas berbagai isu aktual yang dapat membantu para pelaku industri mengantisipasi  perkembangan ke depan.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua ALI,  Zaldi Masita mengungkapkan upaya untuk mewujudkan sislognas, sudah mulai ada titik terang.

“Dalam waktu dekat  Pemerintah, dalam hal ini Kementrian Ekonomi, mengajukan kepada pemerintah untuk segera mengeluarkan Peraturan Presiden (Perpres) tentang Sislognas,” katanya.

Menurut Zaldi, Perpres itu akan memberikan gambaran tentang konsep pengembangan industri logistik ke depan.

“Dan ini tentu berguna dalam menghadapi pasar bebas Asia pada 2013, mendatang,” ujarnya. (saiful anam)